Jadwal Pemberian ASI Untuk Bayi Baru Lahir

Jadwal pemberian ASI untuk bayi baru lahir bisa dianggap perlu, namun juga bisa dianggap tidak perlu. Secara medis, pemberian ASI baiknya dilakukan dua sampai tiga jam sekali. Akan tetapi, kebutuhan ASI bayi yang satu berbeda dengan bayi yang lain. Yang terpenting adalah bayi harus disusui kapanpun dia ingin menyusui. Dalam hal terakhir ini tentu saja tidak terpancang pada jadwal.

Pada dasarnya, para ahli medis telah menganjurkan dua metode dalam menyusui bayi. Diantaranya adalah perlunya membuat jadwal pemberian ASI untuk bayi baru lahir, dan penyusuan dilakukan dalam interval waktu yang telah ditentukan tersebut. Antara dua penyusuan, sebagian menyarankan bahwa intervalnya tiga jam, sementara sebagian lainnya menyarankan empat jam. Beberapa pakar tidak setuju dengan penjadwalan semacam itu. Mereka percaya bahwa pemberian ASI mesti dilakukan lebih sering, tergantung indikasi nafsu makan bayi. Mereka berkata bahwa kapan saja bayi menunjukkan indikasi ingin makan, ia harus segera disusui. Sementara itu, sebagian pakar gizi lainnya setuju dengan pendapat terakhir ini. Mereka juga berkeyakinan bahwa bayi mesti memperoleh ASI kapan saja dirinya menunjukkan rasa lapar.

Jadwal Pemberian ASI Untuk Bayi Baru Lahir

Seperti yang diketahui bahwa sistem kekebalan bayi di tahun pertama belum sempurna. ASI memberi komposisi nutrisi  yang sangat sempurna untuk pertumbuhan buah hati dan dapat mencegah penyakit hingga kematian bayi.  Bayi yang baru lahir harus sesegera mungkin disusui. Sesaat setelah melahirkan, payudara Anda akan menghasilkan kolostrum yang sangat berguna untuk daya tahan tubuh bayi. Idealnya, dalam ½ hingga 1 jam setelah Anda melahirkan, bayi harus disusui. Sebaiknya, tidak perlu memberi jadwal untuk bayi menyusu. Yang benar adalah memberinya ASI kapan saja ia inginkan. Namun, bayi baru lahir juga kerap tidur sangat lelap dan panjang.

Aturan Jadwal Pemberian ASI Untuk Bayi Baru Lahir yang Benar

Perlu Anda ingat bahwa ia tetap membutuhkan ASI untuk pertumbuhannya. Bangunkan bayi setiap 1,5 – 2 jam dan coba susui. Di dalam menyusui, mulut bayi harus terbuka lebar dan mencakupi sebagian besar areola, bukan sekedar menggantung di puting. Bibir atas dan bawah membuka ke luar, dagu menempel pada payudara dan pipi tampak penuh. Susui bayi lebih sering di malam hari karena itu saat hormon prolaktin (hormon penghasil ASI) lebih banyak diproduksi, sehingga ASI lebih banyak dihasilkan.

Incoming search terms:

  • pemberian asi pada bayi baru lahir (13)
  • waktu pemberian asi (12)
  • jadwal pemberian asi (10)
Tagged with: , ,
Posted in ASI, Edukasi Asi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Hubungi Kami

Hasil Uji Coba Tutup Karet

Promo :

Marketing Online

CS 1

CS 2

You might also likeclose

Switch to our mobile site

Toko Bunga Online Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Botol Asi Kaca Percetakan Jakarta Toko Bunga di Jakarta